for further information

Showing posts with label Penerbangan ke Jepang. Show all posts
Showing posts with label Penerbangan ke Jepang. Show all posts

Friday, March 11, 2011

,4 Juta Rumah di Jepang Terancam Gelap Gulita

Pesawat ringan dan kendaraan di antara puing-puing usai disapu tsunami yang melanda bandara Sendai, Jepang utara, Jumat (11/3). Sebuah gempa berkekuatan 8,9 menghantam pantai timur Jepang Jumat, menyebabkan tsunami setinggi 4 meter yang menyapu kapal, mobil, bangunan dan berton-ton puing ke daratan. AP/ Kyodo News
TEMPO Interaktif, Tokyo - Jumlah korban tewas akibat gempa berkekuatan 8,9 skala richter yang disusul tsunami di kawasan pantai timur laut Miyagi, Jepang siang tadi terus bertambah. Berdasarkan data yang dirilis Kantor berita Reuters, jumlah korban hingga saat ini tercatat 44 orang. 

Gelombang tsunami setinggi 10 meter menyapu daratan, merusak bangunan, kendaraan di darat maupun laut. Akibat gempa yang disusul tsunami ini fasilitas publik juga lumpuh. Diperkirakan 4,4 juta rumah di bagian utara Jepang tidak tidak bisa mendapatkan listrik. Termasuk di antaranya perusahaan raksasa Sony, yang kemudian menutup enam pabriknya. 


Banyak yang hilang, setidaknya delapan orang dinyatakan hilang di kawasan Fukushima. Korban hilang itu termasuk anak-anak, mereka tersapu gelombang yang meluap ke daratan. 

Kantor berita Kyodo melaporkan, jumlah korban diperkirakan akan terus bertambah dengan melihat besarnya kerusakan. Banyak bangunan yang roboh, menyebabkan banyak yang terluka, serta mengakibatkan kebakaran. "Saya sangat ketakutan sampai sekarang, belum pernah mengalami gempa sebesar ini," kata Hidekatsu Hata, seorang manajer restoran. 

Tsunami Melanda, Garuda Tetap Terbang ke Tokyo

Pesawat Garuda Indonesia tinggal landas di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, (11/2). ANTARA/Ismar Patrizki
TEMPO Interaktif, Jakarta - Maskapai penerbangan, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. menyatakan tetap terbang ke Tokyo, Osaka, dan Nagoya, meski gempa bumi serta tsunami melanda Jepang Jumat (11/3) ini.

Vice President Corporate Communications Garuda Indonesia, Pujobroto, mengatakan perusahaan akan melayani penerbangan ke Jepang. Masing-masing ke Tokyo setiap hari dari Jakarta dan Denpasar, Osaka setiap hari dari Denpasar, dan Nagoya tiga kali seminggu dari Denpasar pada Senin, Kamis, dan Sabtu.


Berkaitan dengan gempa yang terjadi di Jepang, ujar Pujobroto, Bandar Udara Narita Tokyo pun dinyatakan ditutup. "Namun saat ini bandara tersebut telah dinyatakan dibuka kembali pada pukul 19.00 waktu setempat," ujarnya melalui rilisnya.

Karena Bandara Narita telah dibuka kembali, jelas dia, penerbangan Garuda dari Jakarta menuju Tokyo dengan nomor terbang GA-884 bakal berangkat pada pukul 23.50. "Sedangkan penerbangan dari Denpasar ke Tokyo, berangkat pukul 23.50 WIB berjalan normal," kata Pujobroto.

Selain Tokyo, kata dia, penerbangan ke kota Jepang lainnya seperti Osaka dan Nagoya tetap berjalan normal. Penerbangan Garuda dari Jakarta ke Tokyo, Osaka, dan Nagoya berangkat dari Jakarta dan Denpasar pada pukul 23.55. "Kemungkinan akan tiba di Jepang sekitar pukul 09.00 waktu setempat," jelasnya.

Sementara itu, penerbangan Garuda hari ini dari Tokyo ke Jakarta berangkat pukul 12.00 dari Tokyo, dan tiba di Jakarta pukul 17.50 WIB. "Sedangkan penerbangan dari Tokyo ke Denpasar berangkat dari Tokyo pukul 11.00 waktu setempat, telah tiba di Denpasar pukul 17.50 WIB," jelasnya.